NGAKU

by - 12:08 PG









Banyak pertanyaan muncul di inbox, sms, bbm saya sejak saya mendirikan grup keren "Perkebunan Buah" ini. Intinya mereka menanyakan: apakah saya punya perkebunan buah sendiri? Oh, tidak......saya hanya menjawab masalah yang sedang dihadapi kita, yaitu banyaknya perkebunan besar yang limbung akibat jatuhnya harga beberapa produk unggulan perkebunan seperti karet.

Kalo pun ada, saya hanya memiliki kebun kecil di Ungaran dan kebun buah di Indramayu, namun saya bangga sudah mengirimkan banyak bibit buah ke hampir seluruh bagian nusantara. Jadi memang bukan semua kan ada di kebun saya? Karena sebetulnya inti dari status-status saya adalah CERITA.
Lho kok?? Awalnya saya terkejut mendapati orang enggan menanam bibit buah di lahan produktif mereka yang luas dan subur, mereka malah memilih bibit kayu. Ini jelas sangat merugikan. Saya pun berniat untuk MERAYU mereka mengubah sudut pandang yang salah itu. Dan cerita yang glamour ternyata efektif banget untuk merayu.

Tentu saja saya punya latar belakang yang panjang untuk bisa bercerita. Pengalaman kerja saya di perkebunan ASTRA, BUMN, PMA jelas jadi modal saya, termasuk latar pendidikan sebelumnya seperti di Lembaga Pendidikan Perkebunan. Bahkan untuk ngecas ilmu2 itu lagi.....saya bertemu ahlinya, teman2 kuliah dulu lewat reuni, menjadi bagian kepanityaan acara besar perkebunan dan ikut mendukung dibuatnya kebun rakyat untuk kebun buah super seperti durian Musangking di desa Cilongok Tegal.

Sedangkan untuk membuat cerita menari dan berisi.....saya harus mendapatkan keterangan dari nara sumber aslinya. Bayangkan tentang KELAPA PANDAN WANGI ini. Tadinya saya tidak tertarik untk memuat di status saya.......tapi booommm.......tiba2 ada seseorang pekebun Pandan Wangi yang mengeluh tentang kelapanya yang sering dicuri. Pencurinya seperti KECANDUAN. Woow....saking menariknya cerita ini saya sampek mau mewancarai pencurinya kalo ketangkep......wkkkwkkk.....soalnya ngeri, nyuri malem, dijaga malemnya eh nyurinya diganti siang hari.....begitu sebaliknya. Nekad!
Untung saya ketemu seorang maniak Pandan Wangi betulan.
"Apa mas yang istimewa dari Kelapa Pandan Wangi dibanding kelapa kita?"
"Oh, JAUH banget!!!"
"Maksudnya, mas??"
"Kelapa ini jauh lebih legit manisnya....ditambah wanginya jadi bener-bener klop sempurna untuk sebuah kelapa yang menyegarkan"
Cleguk....saya sampek ngiler denger uraiannya, padahal saya udah minum......namun nggak mampu mendeskripsikan seindah itu.
Tapi sebagai pembibit saya paham, kalo kelapa ini memang genjah/ cepat berbuah dan pendek pohonnya.....cocok ditanam di depan rumah.
Dari deskripsi nara sumber itu saya jadi PD jual bibitnya!
Gitu critanya.........caiyo!





You May Also Like

0 komentar